Penelitian ini menganalisis pengaruh ketersediaan infrastruktur jalan, listrik, dan air bersih terhadap pertumbuhan ekonomi di lima wilayah strategis Jawa Timur yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Mojokerto periode 2015-2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini menerapkan metode regresi data panel dengan EViews 12 dan SPSS 26. Pertumbuhan ekonomi diukur melalui PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010, sementara variabel independen meliputi panjang jalan kondisi baik (km), daya listrik terpasang (kwh), dan volume air bersih disalurkan (m³). Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur listrik dan air bersih berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, dengan koefisien masing-masing 0,427 dan 0,420. Sebaliknya, infrastruktur jalan justru menunjukkan pengaruh negatif signifikan (-0,128) yang mengindikasikan terjadinya backwash effect. Model penelitian memiliki daya jelas yang sangat kuat dengan Adjusted R-squared sebesar 0,951. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur, serta pengelolaan dampak negatif pembangunan jalan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan perkotaan Jawa Timur.
Copyrights © 2026