Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan persediaan barang dagangan berdasarkan SAK-EMKM pada UMKM warung kelontong di Kecamatan Binjai Kota. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada tiga UMKM warung kelontong yaitu UMKM Kios SS, Toko Bu Uti dan Toko Bu Ros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan persediaan barang masih dilakukan secara sederhana dan belum sesuai dengan SAK-EMKM karena pelaku usaha hanya mencatat stok barang awal, barang yang terjual dan omzet harian, tanpa melakukan pencatatan stok barang secara sistematis. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman akuntansi dan keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan persediaan barang berdasarkan SAK-EMKM pada UMKM warung kelontong khususnya di Kecamatan Binjai Kota masih belum optimal sehingga diperlukan pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM.
Copyrights © 2026