Pengambilan keputusan ekonomi merupakan kemampuan penting yang diperlukan santri dalam mengelola keterbatasan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan ekonomi santri dalam memenuhi kebutuhan harian serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Daerah Ibnu Arobi (E) Pomas Pondok Pesantren Nurul Jadid. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan kualitatif untuk mengungkap proses pengambilan keputusan ekonomi santri berdasarkan pengalaman nyata selama menjalani kehidupan di lingkungan pesantren, bukan sekadar menguji pengaruh literasi keuangan sebagaimana penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian melibatkan lima orang informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri mengelola uang saku dengan mengutamakan kebutuhan primer, menyusun skala prioritas, serta menyisihkan sebagian uang sebagai cadangan. Pengambilan keputusan ekonomi dipengaruhi oleh faktor internal berupa kontrol diri, kebiasaan mengelola uang saku, dan kondisi ekonomi keluarga, serta faktor eksternal berupa lingkungan pesantren, teman sebaya, dan nilai-nilai kesederhanaan. Dengan demikian, pengambilan keputusan ekonomi santri merupakan hasil interaksi antara faktor individu dan lingkungan pesantren yang membentuk perilaku ekonomi secara rasional. Hasil penelitian ini memperkuat relevansi Theory of Planned Behavior dalam menjelaskan perilaku ekonomi santri serta memberikan masukan bagi pesantren dalam mengembangkan program literasi keuangan dan pembinaan pengelolaan uang saku.
Copyrights © 2026