Robekan perineum merupakan luka pada jalan lahir yang terjadi selama proses persalinan akibat tekanan kepala dan bahu bayi, yang dapat menimbulkan komplikasi serius bagi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jarak persalinan dengan kejadian robekan perineum pada ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional. Sampel sebanyak 63 ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi diambil secara purposive sampling dari data persalinan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024. Variabel independent adalah jarak persalinan, sedangkan variabel dependent adalah robekan perineum. Data dianalisis menggunakan uji statistik Gamma untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan 60,3% responden mengalami robekan perineum derajat II. Uji statistik Gamma menghasilkan nilai 0,686 dengan p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara jarak persalinan dan kejadian robekan perineum. Kesimpulan penelitian ini adalah jarak persalinan kurang dari dua tahun dan lebih dari lima tahun meningkatkan risiko robekan perineum pada ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa.
Copyrights © 2026