Dismenorea merupakan keluhan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar, kehadiran sekolah, serta kualitas hidup. Penanganan nonfarmakologis seperti senam yoga dan kompres hangat berpotensi menjadi alternatif yang mudah diterapkan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas senam yoga dan kompres hangat terhadap penurunan tingkat dismenorea pada remaja di SMA Negeri 7 Kota Bengkulu tahun 2024. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 44 siswi kelas XI yang mengalami dismenorea, terdiri atas 22 responden kelompok eksperimen yang memperoleh senam yoga dan kompres hangat, serta 22 responden kelompok kontrol yang memperoleh senam dismenorea dan kompres hangat. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan rerata nyeri kelompok eksperimen menurun dari 6,09 menjadi 2,63 dengan selisih 3,46, sedangkan kelompok kontrol menurun dari 5,54 menjadi 3,54 dengan selisih 2,00. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,034 (<0,05). Senam yoga dan kompres hangat efektif menurunkan tingkat dismenorea pada remaja dan dapat dipertimbangkan sebagai edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah.
Copyrights © 2025