Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia dan menjadi jenis kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita. Sekitar 1 dari 8 wanita berisiko mengalami kanker payudara sepanjang hidupnya. Salah satu upaya deteksi dini yang efektif adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang dilakukan secara rutin. Berdasarkan data deteksi dini kanker payudara pada wilayah kerja Puskesmas Jalan Gedang didapatkan kasus tumor/benjolan dan dicurigai kanker payudara terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang berhubungan dengan perilaku deteksi dini kanker payudara melalui SADARI. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 dengan sampel sebanyak 84 wanita usia subur (WUS). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p<0,001), persepsi (p=0,009), dan motivasi (p=0,016) dengan perilaku SADARI pada wanita usia subur. Kesimpulan, bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, persepsi, dan motivasi dengan perilaku SADARI pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu, Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan promosi kesehatan untuk mendorong pelaksanaan SADARI secara rutin sebagai upaya deteksi dini kanker payudara.
Copyrights © 2025