Jurnal Ilmu Lingkungan
Vol 24, No 2 (2026): March 2026

Start-up Proses Parsial Nitritasi-Anammox pada Filter Bioreactor

Dwi Desmawita (Magister Teknik Lingkungan, Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas.)
Shinta Silvia (Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas, Indonesia)
Zulkarnaini Zulkarnaini (Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas, Indonesia)



Article Info

Publish Date
18 Jul 2026

Abstract

Amonium pada air limbah dapat dihilangkan melalui proses parsial nitritasi-anammox (PN/A). Penelitian PN/A di Indonesia masih terbatas, khususnya pada penggunaan lumpur lokal sebagai inokulum dalam sistem biofilm. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi start-up proses PN/A menggunakan filter bioreactor (FtBR) termodifikasi dengan dua kompartemen aerob-anaerob untuk mengurangi clogging dan mendukung pembentukan biofilm. Lumpur dari Telaga Koto Baru digunakan sebagai sumber bakteri anammox dan lumpur dari Muaro Panjalinan sebagai sumber ammonium oxidizing bacteria (AOB). Reaktor dioperasikan secara kontinu selama 53 hari menggunakan limbah artifisial dengan konsentrasi amonium 150 mg-N/L, hydraulic retention time (HRT) 12 jam, dan dissolved oxygen (DO) <2,3 mg/L. Kinerja sistem dievaluasi berdasarkan ammonium conversion efficiency (ACE), nitrogen removal efficiency (NRE), dan nitrogen removal rate (NRR). Hasil penelitian menunjukkan nilai maksimum ACE, NRE, dan NRR masing-masing sebesar 34,20%, 31,22%, dan 0,023 kg-N/m3.hari. Rendahnya konsentrasi nitrit dan nitrat efluen menunjukkan berlangsungnya proses parsial nitritasi dan anammox secara simultan serta tertekannya pertumbuhan nitrite oxidizing bacteria (NOB). Meskipun kinerja reaktor masih lebih rendah dibandingkan penelitian sebelumnya yang menggunakan inokulum teraklimatisasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa lumpur lokal berpotensi digunakan sebagai sumber inokulum awal untuk pengembangan sistem PN/A di Indonesia.

Copyrights © 2026