Keunggulan kompetitif perusahaan kerap dijelaskan melalui sumber daya internal yang dimilikinya, sebuah gagasan yang menjadi inti dari teort Resource-Based View (RBV) yang dirumuskan oleh Barney. Artikel ini menelusuri perkembangan RBV, mulai dari kerangka VRIN hingga penyempurnaannya menjadi VRIO, serta keterkaitannya dengan pendekatan kapabilitas dinamis yang muncul sebagai respon atas dinamika lingkungan bisnis. Kajian ini disusun melalui kajian kepustakaan dengan metode sintesis naratif, menelaah sejumlah artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar dan ScienceDirect. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa sumber daya tang bernilai, langka, sulit ditiru, dan didukung oleh kapasitas organisasi memainkan peran penting dalam membentuk keunggulan bersaing jangka panjang. Sumber daya manusia, kapabilitas organisasi, dan kemampuan berinovasi terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja perusahaan di berbagai sektor. Namun, RBV juga menuai kritik karena cenderung memandang sumber daya sebagai sesuatu yang statis, padahal persaingan bisnis terus bergerak. Kondisi inilah yang mendorong lahirnya konsep Dynamic Capabilities dari (Teece et al., 1997), yang menekankan kemampuan perusahaan untuk menyesuaikan, memperbarui, dan mengonfigurasi ulang sumber dayanya. Dengan memadukan perspektif RBV dan kapabilitas dinamis, kajian ini menawarkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai cara perusahaan menyusun strategi dan mempertahankan daya saing ditengah lingkungan bisnis global yang kian kompleks.
Copyrights © 2026