Pasca-pandemi COVID-19, perusahaan sektor kesehatan di Indonesia menghadapi normalisasi permintaan dan tekanan biaya operasional. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inventory Turnover (ITO) terhadap ROA dengan Net Profit Margin (NPM) sebagai variabel mediasi. Menggunakan metode purposive sampling, terpilih 10 perusahaan kesehatan terbesar di BEI dengan 30 data pengamatan yang diolah menggunakan metode Fixed Effect Model (FEM) pada software EViews 12. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa ITO tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA akibat fenomena overstock dan rendahnya utilitas aset tetap. NPM juga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA karena tekanan inflasi medis global dan beban biaya tetap investasi masa krisis. Selanjutnya, hasil uji Sobel menegaskan bahwa NPM tidak memediasi hubungan ITO terhadap ROA. Penelitian ini memberikan perspektif baru terkait teori profitabilitas pasca-krisis, meski memiliki keterbatasan dalam jumlah sampel dan waktu pengamatan. Implikasi praktisnya, manajemen perusahaan healthcare disarankan fokus pada peningkatan produktivitas dan efisiensi total aset secara menyeluruh, bukan sekadar strategi harga jangka pendek.
Copyrights © 2026