Meningkatnya isu kerusakan lingkungan menuntut sektor perbankan, khususnya Bank Umum Syariah, untuk berperan aktif dalam meningkatkan kinerja lingkungan. Namun, hasil penelitian terkait faktor-faktor yang memengaruhi kinerja lingkungan, seperti efisiensi operasional (BOPO), financial slack, dan profitabilitas, masih menunjukkan inkonsistensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh BOPO, financial slack, dan profitabilitas terhadap kinerja lingkungan pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2016–2025, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data berupa laporan keuangan tahunan dianalisis menggunakan regresi data panel melalui aplikasi EViews dengan model Common Effect Model (CEM), disertai uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial BOPO dan profitabilitas berpengaruh terhadap kinerja lingkungan, sedangkan financial slack tidak berpengaruh. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja lingkungan Bank Umum Syariah di Indonesia.
Copyrights © 2026