Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) melalui optimalisasi penggunaan dana wakaf dengan pendekatan model regresi time series. Defisit BPJS menjadi salah satu tantangan utama dalam keberlangsungan program jaminan sosial di Indonesia, yang memerlukan solusi inovatif dan efektif. Dana wakaf, sebagai sumber dana sosial berbasis syariah, memiliki potensi besar untuk dioptimalkan sebagai salah satu instrumen penunjang keuangan BPJS. Penelitian ini menggunakan data historis pendanaan dan pengeluaran BPJS selama lima tahun terakhir serta data pengelolaan dana wakaf dari lembaga terkait. Metodologi yang digunakan adalah analisis regresi time series dengan pendekatan ARIMA untuk memodelkan dan memprediksi tren defisit BPJS serta pengaruh potensi dana wakaf terhadap saldo keuangan BPJS. Hasil analisis menunjukkan bahwa optimalisasi penggunaan dana wakaf dapat secara signifikan menurunkan tingkat defisit BPJS dalam jangka menengah dan panjang, sehingga meningkatkan keberlanjutan program sosial ini. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengambil kebijakan dalam mengintegrasikan dana wakaf sebagai sumber pembiayaan alternatif dan strategis dalam mengatasi defisit keuangan BPJS. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya pengembangan kerangka regulasi dan mekanisme pengelolaan dana wakaf yang efektif untuk mendukung keberlangsungan layanan sosial di Indonesia.
Copyrights © 2025