Servis merupakan salah satu teknik fundamental dalam tenis meja yang berperan sebagai awal serangan dan memengaruhi jalannya reli. Berdasarkan pengamatan pada atlet PTMSI Sumatera Barat, masih ditemukan kendala dalam pelaksanaan servis, seperti rendahnya ketepatan arah bola, bola sering menyentuh net atau keluar dari area permainan, serta kurang stabilnya hasil servis. Permasalahan tersebut diduga berkaitan dengan belum optimalnya koordinasi mata-tangan atlet. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan koordinasi mata-tangan terhadap keterampilan servis atlet tenis meja PTMSI Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Subjek penelitian berjumlah delapan atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Latihan diberikan selama 16 sesi dengan frekuensi empat kali seminggu. Data diperoleh melalui tes ketepatan servis dan dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, serta paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan servis meningkat dari 25,75 menjadi 47,25. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai t = 7,469 dengan signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan koordinasi mata-tangan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan servis atlet PTMSI Sumatera Barat.
Copyrights © 2026