Program Jebol Anduk (Jemput Bola Administrasi Kependudukan) merupakan inovasi layanan publik yang digagas oleh Pemerintah Kota Surabaya sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui pendekatan jemput bola langsung ke kediaman masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program Jebol Anduk di Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan publik George C. Edwards III yang mencakup empat variabel utama, yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Jebol Anduk di Kelurahan Medokan Semampir secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik. Faktor pendukung implementasi program ini meliputi komitmen petugas, kelengkapan sarana prasarana, SOP yang terstruktur, dan koordinasi yang harmonis, sedangkan faktor penghambat meliputi ketiadaan evaluasi rutin, keterbatasan jumlah petugas, tidak adanya anggaran khusus, serta jenis layanan yang masih terbatas.
Copyrights © 2026