Komunikasi yang tidak efektif antara tim tenaga kesehatan pasti akan berdampak pada keberhasilan pengobatan dan menimbulkan efek samping pada pasien. Kejadian yang tidak diharapkan sering dianalisis untuk menggambarkan dampak keselamatan pasien terhadap kualitas perawatan. Kejadian yang tidak diharapkan yang dimaksud adalah cedera yang disebabkan oleh perilaku medis yang mengakibatkan rawat inap yang berkepanjangan dan/atau kecacatan saat pasien dipulangkan. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas strategi untuk meningkatkan komunikasi yang efektif dan keselamatan pasien antara tim tenaga kesehatan di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis studi kuantitatif dan kualitatif dengan sintesis naratif. Pencarian literatur bersumber dari tiga basis data (Medline, CINAHL, dan Science Direct) antara tahun 2021 dan 2024. Partisipan sendiri berasal dari berbagai tenaga kesehatan, termasuk perawat dan dokter. Hasil penelitian memberikan analisis bahwa tindakan yang diperlukan adalah sebagai berikut: situasi, nyatakan masalah secara singkat, sampaikan informasi latar belakang yang relevan dengan situasi, buat penilaian, berikan analisis dan pertimbangkan berbagai pilihan, dan rekomendasikan tindakan atau perawatan tertentu. Tinjauan ini menemukan bukti untuk meningkatkan komunikasi dan keselamatan pasien, terutama saat memberikan layanan kepada pasien rumah sakit untuk prosedur darurat, mendesak, dan sensitif waktu. Akan tetapi, bukti ini terbatas pada pengaturan khusus seperti komunikasi telepon.
Copyrights © 2026