ABSTRAK Nyeri muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat menurunkan kualitas hidup seseorang. Penanganan nyeri tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat menggunakan terapi nonfarmakologis, salah satunya adalah Slow Stroke Back Massage (SSBM). Penelitian ini bertujuan mengetahui efek terapi Slow Stroke Back Massage terhadap keluhan nyeri musculoskeletal di wilayah kerja UPT Puskesmas Tanjung Aur Kabupaten Lahat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui penedekatan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 5.214 pasien dengan keluhan nyeri muskuloskeletal dan sampel sebanyak 28 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale dan analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan median intensitas nyeri sebelum intervensi sebesar 4,00 dan setelah intervensi menurun menjadi 1,50. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi Slow Stroke Back Massage terhadap penurunan intensitas nyeri muskuloskeletal. Terapi ini dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam pelayanan keperawatan untuk membantu mengurangi keluhan nyeri muskuloskeletal. Kata Kunci: slow stroke back massage, nyeri muskuloskeletal, terapi komplementer, nyeri, keperawatan. ABSTRACT Musculoskeletal pain is one of the most common health problems and may decrease an individual's quality of life. Pain management can be performed through pharmacological and non-pharmacological approaches, one of which is Slow Stroke Back Massage. This study aimed to determine the effect of Slow Stroke Back Massage on musculoskeletal pain complaints in the working area of Tanjung Aur Public Health Center, Lahat Regency. This study used a quantitative method with a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The population consisted of 5,214 patients with musculoskeletal pain complaints, and 28 respondents were selected through purposive sampling. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale, and data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the median pain intensity before intervention was 4.00 and decreased to 1.50 after intervention. Statistical analysis showed a p-value of 0.001, indicating a significant effect of Slow Stroke Back Massage on reducing musculoskeletal pain intensity. Therefore, this therapy can be recommended as a complementary nursing intervention in managing musculoskeletal pain. Keywords: slow stroke back massage, musculoskeletal pain, complementary therapy, pain, nursing.
Copyrights © 2026