Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komitmen kerja tenaga pendidik dengan meninjau keterkaitan antara nilai pribadi, kepuasan kerja, spiritualitas kerja, dan ketekunan (grit) dalam perspektif perilaku organisasi. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan Integrative Literature Review (ILR) terhadap dua artikel jurnal internasional bereputasi Scopus Q1 terbitan tahun 2024–2026. Fenomena meningkatnya sistem kerja fleksibel dan hybrid pasca pandemi Covid-19 menyebabkan tantangan baru bagi organisasi pendidikan, khususnya terkait loyalitas dan turn over tenaga pendidik. Hasil penelitan menunjukkan bahwa komitmen profesional guru dan dosen tidak dibentuk oleh satu faktor tunggal, melainkan melalui kombinasi antara pilar internal-spiritual dan pilar eksternal-struktural organisasi. Pada konteks dosen, kepuasan kerja yang meliputi gaji, peluang promosi, dan supervisi terbukti menjadi faktor dominan dalam meningkatkan komitmen profesional. Sementara itu, pada konteks guru sekolah Islam, spiritualitas Islami dan grit berperan penting dalam membangun komitmen karir jangka panjang. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa nilai spiritual yang bersifat abstrak tidak secara otomatis meningkatkan komitmen kerja tanpa diterjemahkan ke dalam perilaku kerja nyata seperti ketekunan, disiplin, dan konsistensi. Selain itu, struktur organisasi yang suportif, kepemimpinan berbasis coaching, serta pemanfaatan teknologi pendidikan berkontribusi dalam menjaga loyalitas dan keberlangsungan karir tenaga pendidik. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan ilmu perilaku organisasi dan manajemen sumber daya manusia, sekaligus menjadi rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan dalam membangun lingkungan kerja yang mendukung komitmen profesional tenaga pendidik.
Copyrights © 2026