Latar Belakang: Kesehatan jasmani dan rohani merupakan kebutuhan penting bagi setiap individu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah melalui penerapan personal hygiene. Kurangnya personal hygiene terbukti menjadi faktor risiko munculnya berbagai penyakit menular, salah satunya skabies, yang banyak ditemukan di pondok pesantren. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan santri tentang personal hygiene di Pondok Pesantren X, Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 93 santri yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi. Hasil: Mayoritas responden berusia remaja awal (87,1%), berjenis kelamin perempuan (64,5%), dan berpendidikan rendah (62,4%). Tingkat pengetahuan santri mengenai personal hygiene menunjukkan bahwa 50,5% responden memiliki pengetahuan baik, sedangkan 49,5% berpengetahuan buruk. Berdasarkan jenis kelamin, santri perempuan lebih banyak memiliki pengetahuan baik (78,7%) dibandingkan laki-laki (21,3). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden berada pada kelompok usia remaja awal, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Selain itu, sebagian besar santri memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai personal hygiene.
Copyrights © 2026