LATAR BELAKANG : Merokok merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit kronis, termasuk kanker paru. Low Dose CT-scan (LDCT) merupakan metode skrining yang efektif untuk deteksi dini kanker paru dan dapat menjadi momen edukatif (teachable moment) yang mendorong perokok untuk berhenti merokok. TUJUAN : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh skrining kanker paru menggunakan LDCT terhadap keinginan berhenti merokok pada perokok aktif. METODE : Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan rancangan pre-test dan post-test kelompok kontrol. Sebanyak 38 perokok aktif dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (intervensi perilaku + skrining LDCT) dan kelompok kontrol (intervensi perilaku saja). Keinginan berhenti merokok diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. HASIL : Skor keinginan berhenti merokok secara signifikan lebih tinggi pada kelompok LDCT dibandingkan kelompok kontrol (6,8 vs. 5,9; p = 0,016). KESIMPULAN : Skrining kanker paru menggunakan LDCT meningkatkan keinginan berhenti merokok pada perokok aktif. Intervensi ini dapat diintegrasikan ke dalam layanan berhenti merokok untuk memperkuat motivasi pasien. Kata Kunci : low-dose CT-scan, kanker paru, berhenti merokok, skrining, perokok aktif.
Copyrights © 2026