Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya
Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026

AKTIVITAS ANTIBAKTERI AIR PERASAN DAUN HAROU (CHROMOLAENA ODORATA L.) PADA BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PENYEBAB INFEKSI KULIT

Gwinerty Julianus (ITSKes ICMe Jombang)
Awaluddin Susanto (Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Vokasi, , Institut Teknologi Sains dan Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang)
Evi Rosita (Program Studi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi Sains dan Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Pendahuluan: Infeksi kulit merupakan masalah kesehatan yang terjadi hampir di seluruh dunia dan salah satu penyebab infeksi kulit yaitu bakteri Staphylococcus aureus. Upaya pengobatan terhadap infeksi yang disebabkan oleh bakteri sejauh ini adalah dengan menggunakan antibiotik namun, bakteri Staphylococcus aureus saat ini mengalami resistensi pada antibiotik sintesis yaitu terhadap metisillin yang dikenal dengan MRSA (Metisillin Resisten Staphylococcus aureus) dan telah menimbulkan masalah serius di bidang kesehatan sehingga diperlukan alternatif lain dengan menggunakan antibiotik dari tumbuhan tradisional. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas antibakteri air perasan daun harou (Chromolaena odorata L.) pada bakteri Staphylococcus aureus penyebab infeksi kulit. Metode: Penelitian ini bersifat true eksperimental menggunakan populasi 1 cawan petri isolat bakteri Staphylococcus aureus dari laboratorium bakteriologi program studi DIII Teknologi Laboratorium Medis ITSKes ICMe Jombang dengan menggunakan metode difusi cakram. Pada penelitian ini terdapat variabel independen yaitu air perasan daun harou dan variabel dependen yaitu aktivitas antibakteri pada bakteri Staphylococcus aureus. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil uji aktivitas antibakteri pada konsentrasi 100% air perasan murni daun harou (Chromolaena odorata L.) dan kontrol negatif yang menggunakan aquadest dengan masing-masing 16 kali pengulangan yaitu 0 mm (tidak terbentuk zona hambat). Kesimpulan: Berdasarkan hasil ini maka kesimpulannya adalah air perasan langsung daun harou tidak memiliki aktivitas antibakteri pada pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Diharapkan kepada peneliti lain untuk melakukan pengujian dengan membandingkan berbagai metode ekstraksi untuk menentukan metode mana yang paling tepat dalam menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurnalsintesis

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Environmental Science Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Mathematics Medicine & Pharmacology Physics Public Health

Description

Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya merupakan jurnal ilmiah penelitian dengan nomor ISSN 2745-9918 yang diterbitkan Fakultas Sains Teknologi dan Analisis Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata oleh kelompok Bidang Minat bidang minat Sains, Sains Terapan dan Analisis Sains. ...