Penelitian ini menganalisis pengaruh pengungkapan emisi karbon dan pertumbuhan penjualan terhadap nilai perusahaan dengan tata kelola perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder dari laporan tahunan, laporan keuangan, dan laporan keberlanjutan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 23 perusahaan dengan 115 observasi. Nilai perusahaan diukur menggunakan Tobin’s Q, pengungkapan emisi karbon diukur dengan indeks berbasis GRI 305, pertumbuhan penjualan diukur dari perubahan pendapatan tahunan, sedangkan tata kelola perusahaan dibentuk dari proporsi komisaris independen, komite audit, ukuran dewan direksi, dan kualitas audit. Analisis data menggunakan analisis faktor, uji asumsi klasik, dan regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan emisi karbon berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan. Tata kelola perusahaan tidak memoderasi pengaruh pengungkapan emisi karbon maupun pertumbuhan penjualan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa transparansi lingkungan lebih diapresiasi investor dibandingkan ekspansi penjualan semata pada sektor energi.
Copyrights © 2026