Nilai perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko keuangan, profitabilitas, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor konsumsi primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan 138 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 12. Berdasarkan hasil uji Chow dan uji Hausman, model terbaik yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keuangan yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, kebijakan dividen yang diproksikan dengan Dividend Payout Ratio(DPR) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa investor lebih mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam mengelola pendanaan dan menghasilkan laba dibandingkan kebijakan pembagian dividen dalam menilai perusahaan
Copyrights © 2026