Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur modal pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018–2023. Secara khusus, penelitian ini mengkaji pengaruh volatilitas laba, inflasi, aset berwujud, ukuran perusahaan, dan likuiditas terhadap keputusan struktur modal perusahaan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan melibatkan 81 perusahaan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen, yakni volatilitas laba, inflasi, aset berwujud, ukuran perusahaan, dan likuiditas, tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi manajer keuangan dalam merumuskan strategi pendanaan yang optimal di tengah dinamika sektor energi.
Copyrights © 2026