Salah satu faktor penting dalam kegiatan inventori adalah pengendalian persediaan gunanya sebagai kelancaran operasional gudang. PT X sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik masih menghadapi masalah pengelolaan persediaa, seperti terjadinya kelebihan dan kekurangan stock akibat ketidaksesuaian data forecast dan kebutuhan aktual. Kondisi ini menyebabkan terjadinya additional order yang berulang tanpa adanya pehitungan kapan dan berapa seharusnya qty additional di berikan. Penelitian ini difokuskan pada material packing denga tingkat pemaikaian tertinggi di divisi Export PT. X. Tujuannya menganalisa sistem pengendalian persediaan yang berjakan serta menentukan jumlah pemesanan yang paling ekonomis dan waktu pemesanan yang optimal. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analitis, pengolahan data menggunakan metode Economic Orde Quantity (EOQ) untuk menentukan kuantitas pemesanan optimal dan metode Reorder Point (ROP) untuk menentukan pemesanan ulang. Semoga dengan hasil data dari penelitian dapat menunjukan bahwa penerapan metode EOQ dan ROP mampu mengurangi frekuensi additional order dan meningkatkan efisiensi pengelolaan stock material.
Copyrights © 2026