Produktivitas merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur efektivitas proses produksi di industri manufaktur. PT. XYZ menghadapi permasalahan rendahnya produktivitas pada line crankshaft akibat tingginya downtime proses dandori yang melebihi target perusahaan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan produktivitas line crankshaft melalui penerapan Lean Manufacturing yang diintegrasikan dengan metode Plan-Do-Check-Act (PDCA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Identifikasi penyebab masalah dilakukan menggunakan diagram fishbone, sedangkan usulan perbaikan disusun melalui pendekatan Kaizen 5W+1H dan dievaluasi menggunakan Future Process Activity Mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor mesin dan metode menjadi penyebab utama tingginya downtime dandori. Implementasi perbaikan berhasil menurunkan total waktu dandori dari 70 menit menjadi 29 menit atau sebesar 58,57%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan Lean Manufacturing yang dipadukan dengan metode PDCA mampu mengurangi aktivitas yang tidak bernilai tambah, meningkatkan efisiensi proses setup, serta mendukung peningkatan produktivitas line crankshaft secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026