Fenomena intervensi organisasi masyarakat (ormas) dalam industri sering menimbulkan permasalahan serius, baik bagi industri itu sendiri maupun pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, motif, serta dampak intervensi ormas terhadap pengembangan industri mobil listrik, termasuk implikasinya terhadap kebijakan pemerintah, investasi, dan penerimaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi Systematic Literatur Review dalam pemberitaan media mengenai industri otomotif listrik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ormas berperan dalam intervensi pemalakan atau pungutan liar, finansial, psikologis, hubungan sosial, media massa, administratif, kekuasaan, dan bisnis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan ormas dalam industri mobil listrik memiliki dampak negatif, dan diperlukan regulasi yang jelas agar intervensi dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor otomotif listrik Indonesia.
Copyrights © 2025