Kajian ini diarahkan untuk menelaah sejauh mana pemberian tepung daun lamtoro dan tepung jahe dalam ransum terhadap organ dalam ayam broiler mempengaruhi kondisi fisiologis bagian visceral unggas pedaging. Proses pengujian dilakukan melalui pendekatan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun atas empat skema perlakuan disertai lima kali lipat, di mana setiap unit uji yang melibatkan lima ekor ternak. Komposisi perlakuannya meliputi P0 sebagai ransum tambahan tanpa tepung daun lamtoro dan tepung jahe (kontrol), P1 dengan kombinasi 97,5% ransum basal ditambah 2% tepung daun lamtoro serta 0,5% tepung jahe, P2 yang tersusun atas 95% ransum basal, 4% tepung daun lamtoro, dan 1% tepung jahe, serta P3 yang mengandung 92,5% ransum basal dengan suplementasi 6% tepung daun lamtoro dan 1,5% tepung jahe. Parameter yang dikhususkan pada proporsi hati, jantung, ampela, serta usus halus. Statistik evaluasi menunjukkan penambahan tepung daun lamtoro dan tepung jahe dalam ransum tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan ( P 0,05) pada seluruh indikator yang dianalisis. Oleh karena itu, dapat ditarik simpulan suplementasi tepung daun lamtoro ( Leucaena leucocephala ) hingga taraf 6% serta tepung jahe ( Zingiber officinale ) senilai 1,5% di dalam ransum tidak menimbulkan konsekuensi merugikan fungsi organ dalam ayam broiler.
Copyrights © 2026