Penyakit blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae merupakan salah satu ancaman paling destruktif terhadap produktivitas padi secara global, termasuk di Indonesia. Infeksi patogen ini pada berbagai fase pertumbuhan tanaman dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan hingga kegagalan panen total. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas bakteri Bacillus subtilis sebagai agen pengendali hayati yang ramah lingkungan dalam menekan pertumbuhan Pyricularia oryzae. Metode penelitian meliputi isolasi bakteri dari rhizosfer, uji antagonis secara in vitro menggunakan teknik cawan ganda (dual culture), serta aplikasi suspensi bakteri pada tanaman padi di rumah kaca untuk mengamati intensitas penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa B. subtilis mampu menghambat pertumbuhan radial jamur patogen secara signifikan dengan persentase penghambatan mencapai 72% pada hari ketujuh. Aplikasi pada tanaman padi juga terbukti efektif menekan gejala blas serta meningkatkan parameter pertumbuhan tanaman seperti tinggi dan jumlah anakan. Dapat disimpulkan bahwa B. subtilis memiliki potensi besar sebagai alternatif biopestisida yang efektif untuk pengendalian penyakit blas padi secara berkelanjutan. Kata kunci: Bacillus subtilis, Pyricularia oryzae, penyakit blas, uji antegonisme, biopestisida
Copyrights © 2026