Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis dengan risiko kekambuhan yang tinggi. Dukungan keluarga dan pendekatan psikoreligius memiliki peran penting dalam pencegahan kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi psikoreligius shalat dhuha berbasis dukungan keluarga terhadap pencegahan kekambuhan pada pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest yang melibatkan 58 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi berupa edukasi psikoreligius mengenai shalat dhuha yang didukung oleh keterlibatan keluarga. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap responden setelah intervensi. Analisis statistik menunjukkan bahwa edukasi psikoreligius shalat dhuha berbasis dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kekambuhan pada pasien skizofrenia (p = 0,000). Kesimpulan, edukasi psikoreligius melalui shalat dhuha dengan dukungan keluarga efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan kekambuhan pada pasien skizofrenia.
Copyrights © 2026