Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya loyalitas kerja karyawan Generasi Z yang ditandai dengan meningkatnya fenomena job hopping akibat perbedaan karakteristik dan ekspektasi terhadap dunia kerja, di mana Generasi Z cenderung mengutamakan makna kerja, fleksibilitas, serta keterbukaan komunikasi, sehingga menuntut perusahaan mengelola komunikasi internal secara lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi internal yang diterapkan oleh Kopi Kelana dalam menumbuhkan loyalitas karyawan Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan karyawan Generasi Z sebagai informan, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal di Kopi Kelana berperan penting dalam membentuk loyalitas karyawan Generasi Z, yang tercermin melalui komunikasi dua arah, kejelasan informasi, pemberian feedback terbuka, serta keterbukaan komunikasi yang membangun hubungan kerja positif, meskipun masih terdapat kendala dalam konsistensi informasi dan perbedaan gaya komunikasi. Dengan demikian, komunikasi internal yang efektif, terbuka, dan partisipatif mampu meningkatkan keterikatan serta loyalitas karyawan Generasi Z, sehingga perusahaan perlu mengembangkan strategi komunikasi yang lebih terstruktur dan adaptif guna mempertahankan karyawan dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026