Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis retorika visual yang diterapkan dalam iklan Skintific Velvet Matte Cushion di akun TikTok @skintific_id melalui Alyssa Daguise pada periode April–Mei 2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengacu pada teori retorika visual Sonja K. Foss yang meliputi nature of image, function of image, dan evaluation of image. Analisis dilakukan terhadap delapan adegan utama untuk mengidentifikasi bagaimana unsur-unsur visual dikonstruksi sehingga menghasilkan makna yang bersifat persuasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen visual dirancang secara strategis untuk memengaruhi audiens melalui pemenuhan tiga standar evaluasi citra. Aspek symbolic action tercermin pada representasi Alyssa Daguise sebagai simbol kecantikan dan gaya hidup modern. Aspek human intervention diwujudkan melalui penggunaan pencahayaan profesional, tata rias, teknik zoom-in, serta konsistensi warna biru-turkuis yang memperkuat identitas merek. Sementara itu, aspek presence of audience tampak pada penyesuaian pesan visual terhadap karakteristik pengguna TikTok berusia 15–30 tahun sebagai sasaran utama. Retorika visual juga dibangun melalui proses otentikasi dengan menampilkan behind-the-scenes, pembentukan citra kemewahan publik melalui konsep paparazzi look, pembuktian klaim teknis produk seperti Full Coverage, Oil Control, No Dullness, Smooth Finish, dan Poreless & Natural Mattifying, pemodelan ritual kecantikan privat melalui konsep quiet luxury, hingga pemanfaatan booth interaktif yang mendorong audiens bertransformasi dari sekadar penonton menjadi partisipan. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa retorika visual pada iklan Skintific tidak hanya menciptakan daya tarik estetis, tetapi juga menjadi strategi komunikasi pemasaran digital yang efektif dalam membangun kepercayaan terhadap merek serta mendorong minat konsumsi.
Copyrights © 2026