THE COMMERCIUM
Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026

Model Kampanye Sosial BKKBN Jawa Timur dalam Implementasi Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Sebagai Upaya Mengatasi Isu Fatherless

Jelita Salsabila Dyah pitaloka (Universitas Negeri Surabaya)



Article Info

Publish Date
18 Jul 2026

Abstract

Fenomena fatherless tidak hanya merujuk pada ketidakhadiran ayah secara fisik, tetapi juga minimnya keterlibatan ayah secara emosional, psikologis, dan sosial dalam kehidupan anak. Kondisi ini antara lain dipengaruhi oleh budaya patriarki yang masih menempatkan ayah sebagai pencari nafkah, sementara tanggung jawab pengasuhan lebih banyak dibebankan kepada ibu. Sebagai respons atas persoalan tersebut, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengembangkan Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis model kampanye sosial BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam implementasi Program GATI sebagai upaya mengatasi isu fatherless. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model kampanye komponensial yang meliputi sumber, pesan, saluran, penerima, efek, umpan balik, dan gangguan kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program GATI dilaksanakan secara kolaboratif oleh Tim Bina Keluarga Remaja (BKR), Tim Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), pengelola website Siap Bahagia, serta mitra seperti Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB), komunitas, sekolah, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), dan pemerintah daerah. Pesan mengenai keterlibatan ayah dikemas secara informatif, edukatif, persuasif, dan solutif melalui Layanan Konseling Siap Bahagia, KOMPAK TENAN, DEKAT, dan SEBAYA, serta disebarluaskan melalui media sosial, website, kegiatan komunitas, sekolah, dan forum masyarakat. Kampanye ini menghasilkan efek awal berupa peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan tindakan sederhana yang mencerminkan keterlibatan ayah, meski perubahan perilaku jangka panjang belum sepenuhnya terukur. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan partisipasi ayah, sensitivitas pesan bagi keluarga tanpa figur ayah, interaksi media sosial yang belum optimal, penyesuaian pesan dengan karakteristik saluran dan khalayak yang belum maksimal, keterbatasan anggaran, serta kendala teknis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi pesan, segmentasi khalayak, pengelolaan saluran secara berkelanjutan, dan evaluasi dampak yang terukur.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Commercium

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : ...