Perkembangan media digital telah memperkuat interaksi antara idola K-Pop dan penggemar sehingga mendorong terbentuknya hubungan parasosial. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi hubungan tersebut adalah brand image yang dibangun oleh figur publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image Seventeen terhadap interaksi parasosial pada penggemar Generasi Z (Carat). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 400 responden yang merupakan penggemar Seventeen Generasi Z (Carat) dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image Seventeen berpengaruh positif dan signifikan terhadap interaksi parasosial pada penggemar Generasi Z. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,432 menunjukkan bahwa brand image mampu menjelaskan 43,2% variasi interaksi parasosial, sedangkan 56,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin positif brand image Seventeen yang dipersepsikan oleh penggemar, semakin tinggi pula tingkat interaksi parasosial yang terbentuk. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian ilmu komunikasi, khususnya mengenai hubungan antara brand image figur publik dan interaksi parasosial pada penggemar K-Pop.
Copyrights © 2026