Penelitian berjudul “Penggunaan Media Sosial oleh Corporate Communication Gapura Angkasa dalam Menghadapi DigitalPresence Disparity di Ekosistem Bandar Udara” ini menyoroti fenomena kesenjangan eksistensi digital (digital presence disparity). Di era digital, peran penting perusahaan ground handling seperti PT Gapura Angkasa sering kali tenggelam di bawah dominasi informasi publik milik maskapai penerbangan maupun stakeholder utama lainnya di lingkup bandara. Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis strategi penggunaan media sosial Instagram oleh divisi Corporate Communication PT Gapura Angkasa dalam menjembatani kesenjangan eksposur tersebut sekaligus mengokohkan kehadirannya. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam dengan praktisi komunikasi kantor cabang, observasi konten, serta pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Gapura Angkasa memanfaatkan Instagram untuk komunikasi Business-to-Business (B2B) yang dikemas secara edukatif menggunakan pendekatan soft-selling. Langkah ini sekaligus membangun brand awareness di kalangan konsumen umum (B2C), khususnya Generasi Z, melalui konten adaptif seperti kuis aviasi, polling, dan dokumentasi operasional harian (daily operations). Untuk mengatasi digital presence disparity, perusahaan mengintegrasikan komunikasi bersama stakeholderssaat situasi khusus (seperti pemberlakuan NOTAM) guna memastikan konsistensi informasi. Penanganan keluhan krisis digital pun telah direspon cepat sesuai standar SOP yang ketat. Namun, fungsi Instagram saat ini masih terbatas pada pemenuhan tugas operasional harian dan belum dioptimalkan secara terstruktur melalui rencana konten (content planner) tertulis maupun target indikator kinerja (KPI) jangka panjang. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan identitas korporat di bawah naungan Garuda Indonesia Group menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi digital perusahaan di tengah ketatnya arus informasi bandar udara.
Copyrights © 2026