Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi relasi egaliter ayah dan anak dalam akun TikTok @Shabiraalula&Ayah menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan metode semiotika Roland Barthes. Data penelitian berupa dua video TikTok yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan relevansi interaksi ayah dan anak dan tingkat keterlibatan audiens. Analisis difokuskan pada tanda verbal, visual, dan nonverbal melalui tingkatan denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi ayah dan anak direpresentasikan melalui interaksi ringan, spontan, hangat, humoris, komunikatif, suportif, dan partisipatif. Tingkat konotasi, relasi merepresentasikan kedekatan emosional, keterbukaan, sikap saling menghargai. Pada tingkat mitos, konten TikTok menaturalisasi ideologi fatherhood modern yang ditandai oleh keterlibatan emosional, komunikasi suportif, dan relasi egaliter. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa representasi ayah ideal di TikTok merupakan bentuk performativitas digital yang dipengaruhi budaya engagement media sosial. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi keluarga dan representasi media digital dengan menegaskan bahwa TikTok tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga ruang representasi dan reproduksi nilai relasi keluarga di era digital.
Copyrights © 2026