Latar belakang: Penerapan QRIS sebagai instrumen pembayaran non-tunai di sektor UMKM terus terakselerasi seiring pesatnya tren digitalisasi finansial. Tujuan: Penelitian ini mengkaji pengaruh kecepatan transaksi, kenyamanan pengguna, dan literasi digital terhadap penggunaan QRIS pada UMKM di Kecamatan Medan Helvetia. Metode: Penelitian kuantitatif berbasis TAM 3 melibatkan 31 UMKM (purposive sampling) dengan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS 23. Hasil: Hasil menunjukkan kecepatan transaksi dan kenyamanan pengguna berpengaruh signifikan terhadap penggunaan QRIS, sedangkan literasi digital tidak. Model menjelaskan 95,1% variasi penggunaan QRIS. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa kecepatan transaksi dan kenyamanan pengguna berpengaruh positif signifikan terhadap penggunaan QRIS pada UMKM di Kecamatan Medan Helvetia, sedangkan literasi digital tidak. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan penggunaan QRIS di lokasi penelitian.
Copyrights © 2026