Perkembangan teknologi informasi menuntut masyarakat memiliki kemampuan literasi digital agar mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi. Namun, masyarakat pedesaan masih menghadapi keterbatasan keterampilan dalam penggunaan komputer, aplikasi perkantoran, surat elektronik, serta pemanfaatan internet secara produktif. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat melalui workshop komputer berbasis keterampilan teknologi informasi di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital masyarakat pedesaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi awal, pelatihan tatap muka, praktik langsung, pendampingan peserta, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, lembar praktik, dan kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 48,7 pada pre-test menjadi 81,5 pada post-test. Sebanyak 82,9% peserta mampu membuat dokumen, 88,6% mampu menyimpan file, dan 85,7% mampu mencari informasi melalui internet. Tingkat kepuasan peserta terhadap manfaat program mencapai 94,3%. Program ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif meningkatkan literasi digital masyarakat pedesaan dan layak dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.
Copyrights © 2026