Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat akibat perubahan pola hidup masyarakat serta rendahnya kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan diabetes melitus melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan melibatkan 40 peserta usia ≥30 tahun yang terdiri atas kelompok usia produktif dan lansia. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pemeriksaan tekanan darah, indeks massa tubuh, dan pemeriksaan gula darah sewaktu. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 56 menjadi 84 setelah edukasi diberikan. Pemeriksaan kesehatan juga menunjukkan sebanyak 12 peserta memiliki faktor risiko diabetes melitus berdasarkan hasil pemeriksaan gula darah sewaktu. Selain itu, 80% peserta menyatakan kesediaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan 82% peserta bersedia mengurangi konsumsi gula berlebih. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan skrining kesehatan berbasis masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta deteksi dini faktor risiko diabetes melitus.
Copyrights © 2026