Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru, proses pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatan masjid sebagai sarana pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 1 Bawen. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai motivator dan inovator dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif di luar kelas. Pemanfaatan masjid dinilai lebih efektif dalam meningkatkan antusiasme siswa dibandingkan pembelajaran di ruang kelas karena memudahkan praktik ibadah secara langsung. Faktor pendukung utama meliputi ketersediaan sarana ibadah yang lengkap, sementara faktor penghambat melibatkan gangguan suara bising dari lingkungan sekitar dan kurangnya sekat antar kelas saat pembelajaran berlangsung bersamaan.
Copyrights © 2023