Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter peserta didik kelas X, mengidentifikasi praktik bullying, dan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencegah praktik tersebut di SMA Negeri 2 Grabag. Pembentukan karakter dipandang krusial untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter siswa dibentuk melalui integrasi kurikulum merdeka dan pembiasaan positif seperti program 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) serta kegiatan religius. Praktik bullying yang ditemukan mayoritas bersifat non-fisik, yaitu verbal dan relasional. Guru PAI berperan strategis sebagai motivator, pengawas, dan pembimbing dalam menanamkan nilai toleransi serta moderasi untuk meminimalisir perilaku perundungan
Copyrights © 2023