Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbahasa Jawa Krama anak usia dini akibat penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran berbasis video animasi cerkak “SIJAKA”, menganalisis kemampuan berbahasa Jawa Krama sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruhnya terhadap kemampuan berbahasa anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 28 siswa RA Masyithoh 1 Ngadimulyo yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol masing-masing 14 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, sedangkan analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelas eksperimen, dengan rata-rata nilai dari 52,86 (pretest) menjadi 90,71 (posttest), dengan gain sebesar 37,85. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan video animasi cerkak terhadap kemampuan berbahasa Jawa Krama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal berbantuan teknologi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini.
Copyrights © 2025