Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak etika kerja Islam dalam hubungan antara Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan syariah (shari’ah compliance) pada praktik trading forex online dengan menggunakan perspektif fiqh muamalah. Fokus utama penelitian diarahkan pada kesesuaian mekanisme transaksi, akad yang digunakan, serta potensi unsur riba, gharar, dan maysir yang melekat dalam sistem trading forex modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan normatif-empiris. Pendekatan normatif dilakukan melalui kajian terhadap fatwa dan literatur fiqh muamalah, khususnya Fatwa DSN-MUI terkait transaksi valuta asing, sementara pendekatan empiris dilakukan melalui analisis terhadap mekanisme operasional platform trading forex online, termasuk sistem leverage, margin, dan biaya transaksi. Sumber data penelitian meliputi dokumen fatwa, buku dan artikel ilmiah, serta ketentuan dan fitur yang terdapat pada platform forex online yang beroperasi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik trading forex online secara umum memiliki tingkat kepatuhan syariah yang rendah dan bersifat parsial. Beberapa prinsip utama fiqh muamalah, seperti kejelasan akad, terpenuhinya taqabudh, serta penghindaran unsur riba dan spekulasi berlebihan, belum sepenuhnya terpenuhi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi syariah, perumusan akad yang sesuai, serta peningkatan literasi fiqh muamalah bagi pelaku pasar guna mendorong praktik investasi yang sejalan dengan prinsip syariah.
Copyrights © 2026