Perkembangan teknologi digital telah mengubah dinamika pengasuhan dalam keluarga modern sehingga menuntut orang tua tidak hanya memberikan pengasuhan secara langsung, tetapi juga mendampingi aktivitas anak di ruang digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran berbagai strategi digital parenting dalam membentuk praktik pengasuhan serta kontribusinya terhadap perkembangan sosial, emosional, dan perilaku anak di era digital. Kajian ini membahas empat strategi utama digital parenting, yaitu restrictive mediation, active mediation, monitoring and supervision, serta digital literacy parenting. Setiap strategi memiliki fungsi yang berbeda dan perlu diterapkan secara seimbang sesuai dengan usia serta kebutuhan perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan digital parenting yang tepat dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, regulasi emosi, kontrol diri, serta membentuk perilaku digital yang lebih bertanggung jawab. Selain itu, keterlibatan aktif orang tua, komunikasi yang terbuka, pengawasan yang proporsional, dan peningkatan literasi digital keluarga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan mendukung kesejahteraan anak. Oleh karena itu, optimalisasi digital parenting memerlukan kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan pemangku kebijakan untuk memaksimalkan manfaat teknologi sekaligus meminimalkan berbagai risiko digital bagi anak.
Copyrights © 2026