Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan sosial-ekologi antara masyarakat Desa Rantau Jaya Udik II dan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), serta upaya menyelaraskan antara penghidupan ekonomi masyarakat dan kebijakan konservasi. Menggunakan pendekatan mixed-method, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kuesioner untuk menganalisis pola pendapatan rumah tangga dan pengelolaan sumber daya alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga petani di Desa Rantau Jaya Udik II mengandalkan sektor pertanian, tetapi diversifikasi pendapatan melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) dan program konservasi lainnya, seperti budidaya lebah madu dan restorasi ekosistem, memberikan tambahan pendapatan yang berkelanjutan. Meskipun demikian, konflik manusia-satwa liar dan pembatasan akses terhadap sumber daya alam menjadi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan antara konservasi dan kebutuhan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengorganisasian komunitas melalui KTH dan program ekowisata memberikan peluang ekonomi yang lebih stabil, namun perlu ada perbaikan dalam distribusi manfaat ekonomi untuk mencapai kesejahteraan yang lebih merata di kalangan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif dalam konservasi, masyarakat dapat menyelaraskan kebutuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan.
Copyrights © 2026