Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh infrastruktur publik dan transfer daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya periode 2009–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai publikasi pemerintah terkait. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari infrastruktur publik yang diukur melalui indikator panjang jalan, jumlah pelanggan listrik, akses air layak, rumah tangga pengguna internet, dan jumlah tower telekomunikasi, serta transfer daerah yang diukur dari total Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Variabel dependen yang digunakan adalah pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial infrastruktur publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,012, sedangkan transfer daerah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Secara simultan, infrastruktur publik dan transfer daerah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,937 menunjukkan bahwa sebesar 93,7% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan infrastruktur publik dan transfer daerah memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya.
Copyrights © 2026