Kemiskinan dan pengangguran merupakan masalah sosial yang saling berkaitan dan memengaruhi kesejahteraan ekonomi, sosial, serta psikologis masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kemiskinan dan pengangguran serta merumuskan model intervensi sosial terpadu yang menghubungkan perlindungan sosial dengan pemberdayaan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Secondary Qualitative Data Analysis (SQDA) terhadap tiga studi kasus di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Data dianalisis menggunakan open coding, analisis tematik, dan cross-case analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan dipengaruhi oleh ketidakstabilan pendapatan, pekerjaan informal, dan beban tanggungan keluarga, sedangkan pengangguran dipengaruhi oleh keterbatasan kesempatan kerja, ketidaksesuaian keterampilan, minimnya pengalaman kerja, dan hambatan usia. Program Keluarga Harapan membantu pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, tetapi belum sepenuhnya mendorong kemandirian ekonomi. Penelitian ini menghasilkan Model Intervensi Sosial Terpadu yang mencakup perlindungan dasar, peningkatan kapasitas, penghubung kerja, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan psikososial sebagai strategi penanganan kemiskinan dan pengangguran yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026