Lumbung Farmasi : Jurnal Ilmu Kefarmasian
Vol 7, No 2 (2026): Juli

Analisis Potensi Kelakai (Stenochlaena palustris) Terhadap Penyakit Retinopati Diabetik Melalui Network pharmacology

Sofi Agustia Putri (Universitas Muhammadiyah Banjarmasin)
Andika Andika (Universitas Muhammadiyah Banjarmasin)
Nurul Fajeriyati (Universitas Muhammadiyah Banjarmasin)



Article Info

Publish Date
08 Jul 2026

Abstract

Retinopati Diabetik merupakan komplikasi mikrovaskular diabetes yang menjadi penyebab utama kebutaan pada pasien diabetes mellitus di dunia. Kelakai (Stenochlaena palustris) secara literatur diketahui memiliki potensi aktivitas anti-diabetes, namun mekanisme molekulernya sebagai anti-retinopati diabetik belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder Kelakai yang secara prediksi memiliki irisan dengan protein-protein terkait Retinopati Diabetik, menganalisis pola protein-protein interaction (PPI) dan pathway yang terlibat dalam patogenesis retinopati diabetik. Metode penelitian menggunakan studi komputasi in silico network pharmacology  menggunakan  berbagai online tools, dan database diantaranya TargetNET, SEA, DisGeNET, OMIM, GeneCards, TTD, STRING-DB, ShinyGO, Cytoscape dan CytoHubba. Hasil penelitian mengidentifikasi 15 senyawa aktif dengan 139 protein irisan terkait retinopati diabetik. Analisis PPI menunjukkan signifikansi tinggi (p-value < 1,0×10⁻¹⁶), dilanjutkan analisis topologi menggunakan metode Maximal Clique Centrality (MCC) yang mengidentifikasi 10 protein kunci, termasuk IL6, STAT3, AKT1, dan NFKB1. Pengayaan KEGG menunjukkan peran penting AGE-RAGE signaling pathway (FDR = 1,36×10⁻¹³). Temuan ini menunjukkan bahwa Kelakai (Stenochlaena palustris) memiliki relevansi farmakologis terhadap retinopati diabetik melalui mekanisme multi-target yang melibatkan modulasi AGE-RAGE signaling pathway.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

farmasi

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Penelitian Di Bidang Farmasi (Farmasi Bahan Alam, Farmasi Klinis & Komunitas, Farmasi Tekonologi, Kimia Farmasi, dan ...