Subsektor kehutanan merupakan salah satu subsektor penyumbang devisa negara melalui penarikan dana iuran pengelolaan sumber daya hutan yang dikenal dengan penerimaan negara bukan pajak. Subsektor kehutanan pada dasarnya merupakan salah satu subsektor yang memainkan peranan penting dalam perekonomian Indonesia dan merupakan salah satu komponen penyumbang devisa negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai subsektor kehutanan terhadap penerimaan daerah Kabupaten Katingan. Analisis data yang digunakan adalah metode trend simple exponential yaitu Y = abx Log Y = log a + (log b) X. Hasil penelitian menunjukkan kontribusi subsektor kehutanan khususnya produksi kayu bulat terhadap penerimaan daerah Kabupaten Katingan dari tahun 2017-2022 mengalami fluktuasi, dengan nilai kontribusi yang dihasilkan rata-rata Rp. 290 miliar pertahun, dengan laju pertumbuhan rata- rata -4,56 % pertahun dan diikuti nilai trend yang ditunjukkan terus mengalami penurunan dengan rata-rata Rp. 2,85 miliar pertahun. Sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja subsektor kehutanan (sektor pertanian secara umum) terhadap kesempatan kerja di Kabupaten Katingan dari tahun 2017-2022 berfluaktuasi dengan nilai rata-rata 35.872 orang pertahun dengan laju pertumbuhan rata-rata pertahun -4,32 % dan rata-rata nilai trendnya sebesar 35.833 orang pertahun.
Copyrights © 2026