Penelitian ini mengevaluasi performa fenotipik, potensi genetik relatif, dan seleksi progeni Bush Merah (Lophostemon suaveolens) umur lima tahun di lahan gambut Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Penelitian menggunakan uji progeni half-sib dengan rancangan acak kelompok yang terdiri atas 45 progeni, empat ulangan, dan lima pohon per plot, dengan blok yang merepresentasikan strata muka air tanah 20-25, 26-30, 31-35, dan 36-40 cm. Evaluasi genetik dilakukan menggunakan model linier campuran dengan pendekatan Best Linear Unbiased Prediction (BLUP). Nilai survival rerata mencapai sekitar 88%, yang menunjukkan adaptasi awal yang baik pada lahan gambut. Nilai heritabilitas sempit tergolong rendah pada tinggi total (H60; h² = 0,0473), diameter setinggi dada (D60; h² = 0,0472), dan mean annual increment (MAI; h² = 0,0342), sehingga variasi pertumbuhan dan produktivitas lebih kuat dipengaruhi heterogenitas lingkungan daripada komponen genetik aditif. Seleksi multi-sifat berbasis BLUP mengidentifikasi LS17, LS40, LS15, dan LS43 sebagai kandidat utama pada jalur produktivitas-adaptasi, sedangkan LS23, LS32, LS10, dan LS27 menonjol pada jalur kualitas kayu-adaptasi. Kerapatan kayu berada pada kisaran 502,65-742,86 kg m⁻³. Hasil ini menunjukkan bahwa L. suaveolens berpotensi dikembangkan sebagai spesies alternatif bahan baku pulpwood di lahan gambut melalui seleksi yang mengintegrasikan adaptasi, produktivitas, dan mutu kayu.
Copyrights © 2026