Pendidikan abad ke-21 memerlukan lingkungan belajar yang mampu mendukung perkembangan akademik, sosial, dan psikologis peserta didik. Kabupaten Maros memiliki potensi sebagai kawasan pengembangan pendidikan bertaraf internasional karena letaknya yang strategis serta didukung oleh kondisi lingkungan tropis. Namun, perancangan fasilitas pendidikan modern umumnya masih berfokus pada aspek fungsional dan belum mengoptimalkan hubungan antara manusia dan alam. Penelitian ini bertujuan menerapkan prinsip Arsitektur Biophilic pada perancangan Sekolah Islam Internasional di Kabupaten Maros untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan research by design melalui studi literatur, studi preseden, analisis tapak, analisis kebutuhan ruang, serta sintesis konsep perancangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Arsitektur Biophilic melalui integrasi ruang terbuka hijau, vegetasi, pencahayaan alami, ventilasi silang, elemen air, penggunaan material alami, dan hubungan visual dengan lanskap mampu meningkatkan kualitas lingkungan belajar, kenyamanan termal, serta efisiensi penggunaan energi. Konsep perancangan menghasilkan kawasan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, standar pendidikan internasional, dan prinsip keberlanjutan sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas dan berorientasi pada kesejahteraan pengguna.
Copyrights © 2026