Penelitian ini bertujuan menganalisis peran edukasi dalam memperkuat sinergi wisata konservasi di Aquarium Indonesia Kabupaten Pangandaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur kepada pengelola dan pengunjung, dokumentasi, serta studi literatur. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interpretasi berupa papan informasi, koleksi biota, media digital interaktif, serta pendampingan oleh pemandu edukasi berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman pengunjung mengenai keanekaragaman hayati, status konservasi spesies, dan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem perairan. Integrasi antara aktivitas edukasi dan pengalaman wisata memberikan nilai tambah terhadap kualitas kunjungan sekaligus memperkuat fungsi aquarium sebagai sarana konservasi dan pembelajaran lingkungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media interpretasi yang inovatif, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pemerintah daerah merupakan strategi yang dapat mendukung pengembangan wisata konservasi secara berkelanjutan di Aquarium Indonesia Kabupaten Pangandaran.
Copyrights © 2026